
Harga perak (XAG/USD) turun pada Jumat, menurut data FXStreet. Perak diperdagangkan pada $54,02 per troy ons, turun 1,07% dari harga $54,61 pada Kamis.
Harga perak telah turun 24,00% sejak awal tahun.
Satuan ukuran | Harga Perak Hari Ini dalam USD |
|---|---|
Troy Ons | 54,02 |
1 Gram | 1,74 |
Rasio emas/perak, yang menunjukkan jumlah ons perak yang diperlukan untuk menyamai nilai satu ons emas, berada di 74,58 pada Jumat, naik dari 73,70 pada Kamis.
Perak merupakan logam mulia yang banyak diperdagangkan oleh investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan emas, para trader dapat memilih perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, karena nilai intrinsiknya, atau sebagai instrumen lindung nilai yang potensial selama periode inflasi tinggi. Investor dapat membeli perak fisik dalam bentuk koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui instrumen seperti reksa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), yang mengikuti harga perak di pasar internasional.
Harga perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau kekhawatiran akan resesi yang parah dapat mendorong lonjakan harga perak karena statusnya sebagai aset lindung nilai, meskipun dampaknya tidak sebesar pada emas. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, perak cenderung naik ketika suku bunga turun. Pergerakannya juga bergantung pada kinerja dolar AS (USD), karena aset ini dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menahan kenaikan harga perak, sedangkan dolar yang lebih lemah berpotensi mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan dari pertambangan – perak jauh lebih melimpah dibandingkan emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, terutama di sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu tingkat konduktivitas listrik tertinggi di antara semua logam – lebih tinggi daripada tembaga dan emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan permintaan cenderung menekan harga. Dinamika perekonomian AS, Tiongkok, dan India juga dapat memicu fluktuasi harga: sektor industri yang besar di AS dan terutama Tiongkok menggunakan perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini untuk perhiasan juga berperan penting dalam pembentukan harga.
Harga perak cenderung mengikuti pergerakan emas. Ketika harga emas naik, perak biasanya ikut naik karena keduanya memiliki status serupa sebagai aset lindung nilai. Rasio emas/perak, yang menunjukkan jumlah ons perak yang diperlukan untuk menyamai nilai satu ons emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif kedua logam tersebut. Sebagian investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa perak dinilai terlalu rendah atau emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah dapat mengindikasikan bahwa emas dinilai terlalu rendah dibandingkan perak.

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat otomatisasi.)